top of page

Mengapa RFID Lebih Unggul Dibandingkan Barcode dalam Sistem Manajemen Bisnis Modern?

  • A. Mustafa Kamal
  • 31 Des 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 17 Jul


Illustrasi tangan dengan menunjukan RFID vs Barcode
Source: TUDI

Pendahuluan

Dalam era digitalisasi yang semakin berkembang, kebutuhan akan efisiensi dan akurasi dalam sistem manajemen inventori dan rantai pasok menjadi krusial. Teknologi RFID (Radio Frequency Identification) telah muncul sebagai solusi modern yang jauh lebih unggul dibandingkan dengan sistem barcode tradisional. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengapa RFID menjadi pilihan utama dalam meningkatkan operasional bisnis, dengan dukungan data, infografis, dan contoh aplikasi di lapangan.


Apa Itu RFID dan Bagaimana Cara Kerjanya?

RFID adalah teknologi yang menggunakan gelombang radio untuk membaca dan mengidentifikasi tag elektronik yang terpasang pada objek. Berbeda dengan barcode yang memerlukan garis pandang langsung (line-of-sight) untuk membaca data, RFID mampu memindai banyak objek sekaligus bahkan tanpa kontak fisik.

Komponen Utama RFID:

  1. Tag RFID: Berisi microchip untuk menyimpan data dan antena untuk mengirimkan data ke reader.

  2. Reader RFID: Memindai data dari tag melalui gelombang radio.

  3. Sistem Manajemen Data: Mengolah informasi dari reader ke dalam dashboard atau perangkat lunak manajemen.


Perbandingan RFID vs. Barcode

1. Kecepatan dan Kapasitas Pemindaian

RFID mampu memindai hingga ratusan tag dalam sekali proses, sedangkan barcode hanya dapat memindai satu objek dalam satu waktu. Hal ini sangat relevan dalam lingkungan gudang atau ritel dengan volume besar. Dengan penggunaan RFID Handheld Reader seperti TUDI SMR, hal ini dapat dicapai dengan sangat mudah dibandingkan dengan menggunakan Barcode Scanner.


2. Akurasi Data Secara Real-Time

Barcode membutuhkan input manual yang rentan terhadap kesalahan manusia. Sebaliknya, RFID memungkinkan pembaruan data secara otomatis dalam waktu nyata, mengurangi risiko kesalahan. Menurut laporan dari Supply Chain Digest, penggunaan RFID dapat mengurangi tingkat kesalahan data hingga 90%Ā dibanding barcode. Pengaplikasian solusi RFID merupakan langkah yang dapat diambil oleh para bisnis owner untuk peningkatan akurasi data mereka, sehingga bisnis semakin efektif dan efisien dari berbagai aspek.


Keuntungan RFID dalam Bisnis

1. Skalabilitas untuk Berbagai Industri

RFID dapat diterapkan di berbagai sektor, seperti:

  • Retail : Melacak inventori secara otomatis di toko dan gudang.

  • Logistik : Memantau pergerakan barang dalam rantai pasok.

  • Manufaktur : Melacak bahan baku hingga produk jadi.

2. Keamanan yang Lebih Baik

RFID memungkinkan enkripsi data, sehingga lebih sulit untuk dipalsukan dibanding barcode yang hanya berupa visual kode garis. Hal ini dapat dicapai dikarenakan teknologi RFID yang memungkinkan untuk menyimpan data pada tiap-tiap tag yang ada secara unik, sehingga setiap tag dapat kita isi dengan data yang berbeda-beda tergantung dengan kebutuhan bisnis.

3. Efisiensi Biaya Jangka Panjang

Walaupun biaya awal implementasi RFID lebih tinggi, efisiensi operasional yang dihasilkan memberikan ROI yang jauh lebih baik. Berikut merupakan ilustrasi efisiensi biaya dan ROI dari RFID dan barcode:


Perbandingan RFID vs. Barcode berdasarkan Aspek DERAS

Aspek DERAS

RFID

Barcode Scanner

Detectability

Deteksi banyak item sekaligus tanpa kontak langsung.

Hanya satu item perlu, garis pandang langsung.

Everything Uniquely Identified

Identitas unik tiap item, lebih akurat.

Identitas umum

Rapid Scanning

Cepat, baca ratusan tag dalam detik.

Lambat

Authenticity Validation

Data unik, sulit dipalsukan.

Mudah disalin

Security

Data terenkripsi, lebih aman.

Tidak ada enkripsi


Studi Kasus: Walmart - Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok


Walmart illustration of RFID Adoption
Source: CPCON

Industri

Lokasi

Tantangan

Solusi

Hasil

Retail

10.600 Outlet di lebih dari 19 negara

Walmart menghadapi tantangan besar dalam mengelola jutaan SKU (Stock Keeping Unit) di rantai pasok globalnya. Sistem barcode tradisional membutuhkan input manual yang sering memakan waktu dan rentan kesalahan.

Walmart mengimplementasikan RFID pada tingkat palet dan karton untuk memantau pergerakan barang dari gudang ke toko.

  • Mengurangi kehabisan barang hingga 16%.

  • Mengurangi inventory-level hingga 70%.

  • Pengurangan 10%Ā dalam pesanan manual yang menghasilkan pengurangan kelebihan inventaris

Source: JITBM



Tantangan Implementasi RFID

Walaupun menawarkan banyak manfaat, implementasi RFID memiliki beberapa tantangan, seperti:

  • Biaya Awal: Investasi awal untuk perangkat keras dan perangkat lunak RFID lebih mahal dibandingkan barcode.

  • Kompatibilitas Sistem: Perlu integrasi dengan sistem manajemen yang ada.

Namun, dengan dukungan penyedia solusi yang berpengalaman seperti kami, tantangan ini dapat diatasi dengan mudah dengan pengalaman kami mengatasi berbagai jenis pelanggan kami.


Kesimpulan

RFID bukan hanya pengganti sistem barcode, tetapi sebuah revolusi dalam manajemen inventori dan rantai pasok. Kecepatan, akurasi, dan skalabilitasnya menjadikannya pilihan ideal untuk bisnis modern yang ingin tetap kompetitif.

Ingin tahu lebih lanjut tentang bagaimana RFID dapat meningkatkan efisiensi bisnis Anda? Hubungi kami sekarang melalui tombol dibawah untuk solusi RFID yang terintegrasi dan sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda!

Ā 
Ā 
bottom of page